Lulo Ngganda
![]() |
| Tradisi Tari Lulo Ngganda |
Lulo
artinya goyang, Ngganda asal kata kanda. Lulo Ngganda artinya lulo yang
diancang-ancang ke atas sambil mengikuti irama gendang. Lulo Ngganda menurut
orang tolaki khususnya di Kecamatan Benua sudah ada sejak dunia pertama sampai
sekarang. Dunia pertama artinya, sebelum tenggelam dunia ini, yakni sebelum
jaman Firaun.
Lulo Ngganda semula adalah menggunakan gendang-gendang tanah,
setelah ini adalah gendang yang dasarnya dari pelepah daun, sekarang adalah kayu
yang namanya poli'o. Lulongganda dilaksanakan setiap setahun sekali sebagai
upacara pesta tahunan yaitu satu tahun berlalu dan memohon kepada Allah agar
tahun berikutnya panen menghasilkan hasil yang lebih banyak.
Dahulu lulongganda
ada 7 macam, tapi dalam perjalanan waktu kini tinggal 5 macam, itu pun yang
lazim dipakai di Benua tinggal 3 macam lulo, yakni pertama lulongganda Titiisu,
kedua lolongganda kolialiangako, dan lulongganda polerusi. ada pun yang
keempat, lulongganda watolengga dan lulongganda leseahoa sudah tidak digunakan
karena sudah tidak ada yang tau. Lulongganda Titiisu menurut orang Tolaki Benua
adalah dewi padi, burung Titiisu adalah jenis burung puyu yang hidup di
tengah-tengah padi saat musim padi hinbgga menjelang panen padi.
Lulongganda
kolialiangako artinya lulu saat membuka hutan dimana hutan lebat dengan
kayu-kayu besar jadi kolialiangako adalah melewati kayu-kayu besar. Lulongganda
polerusi artinya kalau kita bekerja keras maka kita akan mendapatkan hasil yang
banyak.
Lulongganda dilakukan tiga malam, pertama malam ke 13 bulan di langit,
atau orang tolaki menyebut tombaralenggea, malam kedua disebut matamolambu dan
malam ke tiga adalah mataumehe. Setelah tiga malam ketiga dilakukan Lolongganda
maka selanjutnya dilakukan Mosehe sebagai upacara syukuran atas hasil panen
melimpah yang diperoleh tahun ini. Sekaligus membuang kesalahan yang kita
perbuat di tahun-tahun yang silam dan tanaman yang tidak menguntungkan di
tahun-tahun lalu kita ganti dengan tanaman baru.



Comments
Post a Comment