Kelezatan Ulat Sagu
Makan ulat
bagi sebagaian orang memang menjijikkan. Namun tidak bagi sebagain
masyarakat di daratan Konawe tradisi makan ulat sagu sudah ada sejak dulu.
Tentu saja bukan ulat sembarangan melainkan ulat sagu yang dikenal kaya
protesin. Dalam bahasa tolaki disebut Uwato.
Mencari ulat sagu
bagi Bio adalah pekerjaan sehari-hari. Warga di salah satu desa di Kecamatan
Lambuya ini harus berkeliling menyusuri
kampung yang memiliki pohon sagu guna mencari ulat. Uulat sagu dalam istilah
etnis tolaki konawe disebut uwato.
Bagi Bio mencari
ulat tidaklah sulit, cukup membawa
sebilah kampak lalu membongkar batang sagu yang telah ditebang. Sebelumnya
pohon sagu yang dipilih yakni pohon yang baru saja ditebang atau telah diolah.
Ulat sagu
biasanya terselip diantara bongkahan batang sagu bagian dalam. Proses
pembusukan batang pohon sagu menjadi tempat ulat sagu hidup.
Menurut pemuda
ini, ulat sagu merupakan sari pati dari pohon sagu, karena itu ulat sagu dapat
dimakan mentah meski tanpa lebih dulu melalui proses dimasak atau dibakar.
Dalam dunia kesehatan ulat sagu mengandung protein, karbohidrat dan asam lemak omega 3.



Comments
Post a Comment