Jejak Kopi di Konawe
![]() |
| Tanaman kopi yang dapat tumbuh dengan mudah di wilayah Soropia. foto: Yoshasrul |
Tempat yang dahulu pernah menjadi lokasi ‘ngopi’
yang ternikmat di Kabupaten Konawe adalah kecamatan Soropia. Daerah yang
berbatas dengan kota kendari ini sejak lama dikenal sebagai lokasi tempat
tumbuhnya tanaman kopi local. Jika Anda berkunjung
maka dapat dengan mudah dijumpai tanaman
kopi tumbuh di halaman belakang rumah warga, meski jumlahnya tak seberapa luas.
Ya, Secara geografis, wilayah soropia
berada di wilayah pesisir dan di kelilingi oleh perbukitan yang cocok untuk
tumbuhnya berbagai jenis tanaman jangka
panjang, termasuk tumbuhan kopi. Saya mencoba
menggali jejak tumbuhan kopi di daerah ini. Dari cerita warga local, tumbuhan
kopi paling banyak tumbuh di wilayah Lalonggasumeeto dan desa waworaha. Di
lalonggasumeeto sendiri hanya ada beberapa jenis tanaman yang dikenal luas
yakni, mangga, asam dan kopi. Sedangkan di Desa woworaha, jenis tanaman yang
paling menonjol adalah mangga, kakao dan kopi.
Zulkarnain Alaeka (42 tahun) masih mengingat dengan
jelas masa kecil Ia lalui di Soropia. Kala itu Ia masih duduk di bangku sekolah
dasar. Bersama ibunya, Zul kecil menghabiskan hari-harinya diberanda belakang
rumahnya membuat kopi bubuk. “Sepulang
sekolah, Saya membantu ibu membuat kopi secara tradisional,”kenangnya.
![]() |
| tugu desa soropia menjadi pintu masuk daerah ini. foto: Yoshasrul |
Bagi Naim, kopi
memberi tempat dalam hidupnya, merekam banyak kenangan indah di masa lalu
terkhusus untuk keluarga besarnya. Kopi mengingatkannya akan keteladanan
seorang ibu yang sangat disayanginya.
“Kopi adalah kenangan
bagi keluarga saya. Saya kagum dengan ibu. Beliau adalah tipe ibu yang
betul-betul berbakti pada suami dan menyayangi anak-anaknya. Baktinya itu
tunjukkan dari membuat kopi untuk keluarga Kami sepajang hidupnya,”terang Naim.
![]() |
| Puncak soropoia dengan latar panorama alam laut yang indah. foto: Yoshasrul |
Pria yang kini menetap di Kendari ini mengaku jika
keluarganya masih menyimpan koleksi peralatan
produksi kopi tradisional, seperti antan /alu yang terbuat dari batu. Ia juga
mengaku pernah menyaksikan alat penggiling kopi yang terbuat dari silinder yang
berfungsi sebagai pemecah biji kopi yang sudah disangrai. Sedangkan untuk alat
penghalus jamak digunakan ayakan yang berukuran presisi sangat rendah.
Entah mengapa saya selalu suka
mendengarkan cerita yang berkait kopi. Seperti cerita dalam film filosofi kopi
ternyata ada banyak kenangan di sana.





Comments
Post a Comment